Jumat, 31 Mei 2013

Nadhoman

Gusti sinuwun nawuri sorban, ngideri mesjid minangka udan.
Dipun beber Nyi Mas Ayu Siti Fatimah Gandasari saking dermayu.

Duh Gusti sae temen, sorban niki kangge sinten.
Jawab Gusti sorban niki, kange umat kanjeng nabi.

Umat ingkang purun sholat, serta nurut perintah sunat.
Perintah Allah kan den pasti, ora tinggal sampe mati.

Lamon sira dadi wong mampang, ngalamat bakal kejurang.
Perintah Allah, perintah rasul, ahli nabi dipun singkur.

Ngaku bisa ning syahadat, takabur kang lewih berat.
Berate ngaku bisa, mongko Allah bakal nyiksa.

Siksane kasiya-siya, sira nyingkur ning wong mulya.
Aja sambat kaningaya, bakal teka mungsuh ira.

Sing kandel-kandel kulite, sing akas-akas balunge.
Sing tegas penjawabane, diganden mangsa wurunge.

...

Rabu, 29 Mei 2013

Selesaikan Secara Jantan

Seringkali aku menemukan kata-kata menarik setiap kali sedang berbincang dengan teman-teman. Seperti saat mengisi waktu dengan obrolan-obrolan ketika jam istirahat di kantor. "Mari kita selesaikan secara jantan!" kata salah satu temanku sambil menenteng secangkir kopi.

Bukan mengajak berantem loh..

Setelah selesai makan siang, seperti biasanya kami melanjutkan dengan obrolan sambil minum secangkir kopi dan beberapa batang cigarette yang selalu menemani. Mulai dari obrolan ringan, sedang, hingga kadang obrolan yang membuat kepalaku pusing.

Eiits, jangan salah tangkap dulu mengenai istilah 'jantan' dengan kopi dan cigarette yaa.. Sebenarnya itu gak ada hubungannya.

Ungkapan kata 'selesaikan secara jantan' itu tidak selalu diartikan dalam masalah atau urusan laki-laki yang akan berkelahi, tetapi dapat diartikan dengan banyak hal.

Kata tersebut merupakan bentuk ungkapan dan ajakan untuk menyelesaikan suatu masalah dengan sikap berani dalam ambil resiko, penuh tanggung jawab dan menyelesaikannya dengan cara yang terhormat.

Jadi, bila temanku yang mengajak ngobrol itu bilang 'mari kita selesaikan secara jantan' itu maksudnya kalau ngobrol jangan cuma omong kosong, dan apabila ada yang kurang paham apalagi sampai salah paham harus diluruskan, sehingga obrolan itu menjadi bermanfaat.

***

Nah, untuk kata "Jantan" juga dapat diartikan beberapa hal. Aku pernah membaca disalah satu akun twitter yang bernama @rusdirusdi melalui kultwitnya yang aku anggap itu bisa menjadi pencerahan. Untuk lebih lengkapnya, twit tersebut dapat dilihat di chirpstory.com dengan hastag #Jantan atau klik  disini





Senin, 27 Mei 2013

Mbeleh Kebone Dewe (Memotong Kerbau Sendiri)

Melanjutkan posting sebelumnya (lebih mudah melihat kesalahan ...), mengenai pencurian kebo yang kemudian dipotong lalu dibagi-bagi, supaya tidak menjadi salah tafsir.

Sebelumnya sudah aku minta pendapat, bila ada yang tahu maksud dan makna dari bahasa mbeleh kebo, tapi berhubung tidak ada komentar, maka aku coba artikan sendiri. Jika salah, mohon diluruskan.

Mbeleh kebo (memotong kerbau) dimana sebelumnya sudah dijelaskan untuk kata kebo sendiri bukan diartikan sebagai hewan, melainkan untuk mewakili kata kebo-dohan. Jadi maksudnya, memotong kebodohan atau kesalahan yang ada pada diri sendiri.

Setelah dipotong kebodohan atau kesalahannya, maka kepintaran dan kebenaran akan terungkap. Nah, setelah kita tahu dan memahaminya, kemudian kepintaran dan kebenarannya itu dibagi-bagi agar lebih bermanfaat bagi diri sendiri dan buat yang lain.

Demikian kurang lebih makna yang terkandung didalam pesan orang tuaku yang aku pahami.

Setiap kata yang diungkapkan oleh orang tua kita terkadang memiliki arti dan makna untuk tujuan yang baik dan supaya anak-anaknya tidak keliru dalam memahami biasanya orang tua menggunakan kata-kata sanepan (perumpamaan) dengan hal-hal yang ada disekitar kita.

Mengenai pesan dari orang tua tentang mencuri dan memotong kebo dimalam hari, dapat juga diartikan sebagai perintah supaya kita ber-tafakur (merenung) dimalam hari. Atau dalam ajaran islam biasa disebut qiyamul lail.

Jumat, 24 Mei 2013

Lebih Mudah Melihat Kesalahan Orang Lain

Seringkali kita tidak menyadari, bahwa lebih mudah mencari kesalahan yang dilakukan orang lain dari pada menemukan dan mengakui kesalahan diri sendiri. Seperti pepatah menyebutkan "semut di seberang lautan terlihat namun gajah di pelupuk mata tak tampak" ini memang ironis.

Hal itu sering kita temui dan kita lihat di layar televisi, ketika ada public figure diminta pendapat tentang kesalahan atau kasus orang lain. Dia akan pandai memberikan komentarnya, tetapi ketika kasus itu menjerat dirinya, maka dia akan bungkam seribu bahasa dan hanya sesekali mereka menunjukan senyum yang dipaksakan. Nah, apabila ada hal buruk yang menyangkut dirinya, maka dia akan berpatokan pada peribahasa "diam itu emas".

Untuk berani mengakui kesalahan terkadang mereka butuh pengacara yang mewakilinya, dengan tujuan agar  bisa naik banding atau minimal berargumentasi atas kesalahannya supaya tidak dianggap buruk.

***

Aku jadi teringat pesan dari orang tua: Nang, nyolongo kebo neng tengah wengi, yen wis entuk banjur dibeleh lan dibagi-bagi (Nak, curilah kerbau di tengah malam, kalau sudah dapat lalu dipotong dan dibagi-bagi). Waktu itu aku sempat memutar otak, kenapa orang tuaku menyuruhku menjadi pencuri? Kalau ketahuan bisa dipukuli warga nih.. pikirku.

Setelah aku pahami maksudnya, ternyata pesan tersebut bukan berarti aku disuruh mencuri hewan kerbo, melainkan kebo untuk mewakili kata kebodohan. Yaitu mencuri dan mencari kebodohan atau kekeliruan yang ada di dalam diri.

Kenapa harus dimalam hari? Yang aku pahami tentang waktu malam hari, itu memiliki makna dalam keadaan gelap gulita dimana ketika mata kita sulit untuk melihat. Mungkin maksudnya supaya mencari kebodohan diri walaupun susah terlihat.

Lalu kenapa setelah didapat kebo nya (kebodohan) kemudian dipotong dan dibagi-bagi? Ada yang tahu?

Maksud yang aku pahami tentang kenapa kemudian dipotong nanti akan ditulis di lembar berikutnya... tapi kalau ada yang tahu silahkan share ya...

bersambung


Kamis, 23 Mei 2013

Sering Lupa Password

Ketika itu, aku kaget ketika traffic alexa ku ternyata turun drastis, ketika berusaha ingin menyelamatkannya aku mesti masuk (login) alexa.com dulu untuk mencari tahu apa sebabnya. Ehh.. ternyata aku lupa password. Duhhh...
 
Tidak hanya sekali, tetapi sering aku melakukan reset password ketika ingin masuk ke aplikasi yang sudah lama tidak aku buka-buka.

Yang lebih parah ketika aku lupa nama email yang pernah aku daftarin, wuaduh... gimana mau reset atau ganti password kalau nama emailnya saja lupa yang mana. Aku memiliki email lebih dari 5 (lima) alamat email.

Saking banyaknya alamat email yang aku miliki, tidak semuanya selalu aku buka setiap hari, kecuali alamat email kantor yang selalu aku buka setiap hari (kecuali hari libur).

Dan setiap aplikasi yang membutuhkan verifikasi email terkadang aku masukan tidak hanya ke satu alamat email. Itulah kecerobohanku, sudah lupa password kadang masih suka lupa email yang mana untuk reset dan mengganti passwordnya.

Untuk mengatasi hal itu, sekarang aku mengubah dan membuat password yang mirip atau bisa dibilang sama, hanya saja aku kasih kode tambahan yang menunjukan nama aplikasi yang digunakan. Contoh: untuk email Yahoo, passwordnya: "PASSWORD123YAHOO" begitupun untuk semua aplikasi lainnya dimana aku harus masuk (login) dan menuliskan password yang sama dan aku tambahkan nama aplikasi yang ingin dibuka.

Apa kalian juga sering mengalami hal tersebut? mungkin solusi supaya tidak lupa password bisa meniru cara yang aku lakukan. Hemm... tapi aku sarankan supaya ada sedikit kombinasi agar password kita lebih aman.

Rabu, 22 Mei 2013

Ganti Kartu SIM Atau Ganti Hapenya?

layanan paket internet smartphone
ilustrasi call center
Wajah kusut terlihat jelas di wajah temanku, sambil terus ngedumel, membuatku tak bisa konsen untuk menyelesaikan pekerjaanku di kantor. Setelah diusut apa yang menjadi penyebabnya, akhirnya aku putuskan untuk membantunya mencari solusi dari masalahnya.

Paket Blackberry Full Service dari Telkomsel yang dia aktifkan mengalami gangguan, cuma bisa BBM saja. Aplikasi lain yang menggunakan jaringan internet harus dikoneksikan melalui WiFi agar bisa berjalan.

Sambil terus ngedumel, temanku memintaku untuk membantunya mencari tau apa sebabnya. Aku pun langsung otak-atik setiap aplikasi dan pengaturan di hapenya, hemm... ternyata bukan karena bermasalah dengan smartphone nya, tapi karena masalah dengan jaringan provider. "Jadi, aku kehilangan pulsa 90ribu dengan sia-sia!" gerutu temanku.

Setelah mengetahui sebabnya, akhirnya aku putuskan untuk menghubungi layanan operator 188 untuk menanyakan permasalahan itu. Kata petugas Call Center, untuk paket blackberry full service memang sedang terjadi masalah layanan di wilayah Jabotabek. Duh... lalu solusinya gimana dong?!

Petugas operator menyarankan supaya kartu SIMnya dipindah ke hape selain blackberry agar paket internetnya bisa tetap digunakan. Loh... kenapa harus begitu!!! mendengar penjelasan seperti itu, aku sangat kecewa sekali pada provider tersebut, tapi tidak pada Mba-mba petugas operatornya loh... dan kecewanya itu aku tunjukan demi mewakili keluhan temanku.

Setelah mendapatkan jawaban dari operator customer service yang suaranya lembut, aku pun melanjutnya jawaban itu ke temanku. Mendengar hal itu temanku semakin sewot saja. "Ntu operator sakti amat ya, bisa tahu kalau aku punya dua hape.. Hadeuhhh!!" balas temanku. "Kalau begini baiknya ganti kartu SIM apa hapenya ya?" lanjut temanku. "ya itu terserah sampeyan", jawabku.

Masalah pada jaringan atau layanan dari provider seperti kejadian ini memang seringkali dialami pelanggan pengguna smartphone. Oleh karenanya pelanggan mesti aktif menanyakan setiap permasalahan yang terjadi. Hapenya smart, orangnya juga mesti lebih smart.


Selasa, 21 Mei 2013

Memenuhi Undangan Sahabat (bag.2)

pernikahan Rudi & Nely R

Senin tgl 20 Mei 2013, tak seperti biasanya aku buka facebook dipagi hari, awalnya sekedar iseng lihat status sahabat, tapi kemudian aku terkejut ketika membuka kotak pesan dan melihat ada undangan biru.

Ada pesan masuk dari salah satu sahabat setandanpisang, Rudi (Kentunk). Dia mengundangku untuk menghadiri resepsi pernikahannya di hari itu juga. Di pesan itu tertulis acaranya hari senin, tgl 20 Mei 2013, mulai pukul 10.00 s/d 16.00 wib. "Wahh.. berarti hari ini" pikirku.

Kabar tentang rencana pernikahannya memang sudah lama aku dengar, tetapi kemudian aku jarang komunikasi lagi dengannya. Dulu memang hampir setiap malam minggu selalu bertemu dan kumpul-kumpul dengan sahabat lainnya di basecamp setandanpisang dan karena kesibukan masing-masing akhirnya beberapa bulan ini mulai jarang-jarang ketemu dan berkumpul.

"Kenapa undangannya mendadak?" tanyaku sambil menegaskan kebenaran info tersebut. Ternyata beberapa hari sebelumnya sudah ada undangan kertas yang memang ditujukan padaku dan telah dititipkan kepada salah satu sahabat setandanpisang yang lain tetapi lupa memberikannya padaku.

Demi sahabat, walaupun itu di hari dan jam kerja yang sibuk, aku tetap luangkan waktuku untuk menghadirinya. Bertempat di Gedung Aula Kolam Renang Bojana Tirta Pisangan Lama Rawamangun acara tersebut begitu tampak meriah sekali. Aku pun ikut bahagia akhirnya sahabatku itu telah menemukan pasangan hidupnya.

Di hari yang berbahagia itu tak lupa aku ajak juga keluargaku untuk turut serta menghadiri dan mendoakan pernikahan Rudi sahabatku:
  

"Selamat Menempuh Hidup Baru, semoga sampai kaken ninen dan bahagia dunia akhirat".





Senin, 20 Mei 2013

Nomor Kamu Di Phonebook nya

Temanku menyerahkan HP miliknya ketika tukeran nomor telpon denganku, tujuannya supaya aku menulis sendiri nama untuk nomor telponku di Phonebook nya.
 
Aku tersenyum geli sewaktu aku pegang HP salah satu temanku. Ada sesuatu yang unik dan menarik ketika melihat penamaan nomor telpon di phonebook nya. Ketika aku tanya, temanku bilang hampir semua nama-nama nomor telpon di HP nya itu ditulis oleh pemiliknya sendiri.

Melihat nomor-nomor itu, aku jadi terpancing untuk membuat nama yang unik dan mudah diingat temanku. Bagaimana tidak?! Beneran loh... nama-nama di phonebook itu rata-rata nulisnya begini nih:

0812 xxx xxxx Nama di Phonebook > Kamu yang bikin simpati
0815 xxx xxxx Nama di Phonebook > Kaulah Mentariku
0817 xxx xxxx Nama di Phonebook > Anunya XL
0878 xxx xxxx Nama di Phonebook > XLalu di Hatimu
0888 xxx xxxx Nama di Phonebook > Si Cantik & Smart
0896 xxx xxxx Nama di Phonebook > Aku yang ke-3

dan masih banyak lagi istilah-istilah yang dipakai sebagai nama di phonebook, yang menurutku unik adalah nggak ada satu pun yang mencantumkan nama aslinya di HP temanku itu.

Aku sempat tanya temanku, bagaimana dia bisa tau kalau itu nomernya? apa nggak kuatir salah sambung? "Nggak Mas, soalnya yang punya nomor-nomor di HPku itu, pasti karena aku kenal baik dan aku minta mereka tulis sendiri nama di HPku yang penting jangan pake nama yang sama", jawab temanku.

Hemm.. aku mesti nulis di phonebook nya dengan nama apa ya?



Minggu, 19 Mei 2013

Pesan dari BCA

Lama nggak buka email yahoo, baru tadi pagi aku buka dan ternyata ada email masuk dari BCA, penting kah?!

Hemm.. ternyata memang penting, so..

FYI: Bagi yang memiliki rekening BCA dan menggunakan fasilitas KlikBCA tetapi belum mendapat pesan ini, silahkan konfirmasi ke pihak BCA ya..

Isinya pesan seperti ini:

Subject: Info Perubahan Proses Transfer ke Rekening Bank Lain 

Bapak/Ibu Nasabah BCA Yth,
Terima kasih atas kepercayaan Bapak/Ibu menggunakan layanan KlikBCA Individu untuk melakukan berbagai transaksi perbankan.

Untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi melalui KlikBCA Individu,maka dilakukan perubahan proses daftar rekening tujuan transfer ke rekening Bank Lain.

Perubahan proses  Daftar Rekening Tujuan Transfer ke rekening Bank Lain adalah dengan penambahan pengiriman SMS ke nomor handphone nasabah saat melakukan pendaftaran, yang berisikan informasi:

  • SMS ID, 5 digit angka yang harus dimasukkan pada layar KlikBCA Individu.
  • 8 digit angka untuk dimasukkan ke KeyBCA dan mendapatkan respon KeyBCA.

Oleh karena itu mohon kepada Bapak/Ibu yang memiliki fasilitas KlikBCA Individu dan KeyBCA untuk segera mendaftarkan nomor handphonenya pada ATM atau Cabang BCA terdekat.

Bagi Bapak/Ibu yang belum melakukan pendaftaran nomor handphone, tetap dapat melakukan proses pendaftaran rekening tujuan transfer ke bank lain pada KlikBCA Individu, namun transaksi ke rekening tujuan bank lain tersebut maksimum sebesar Rp. 25 juta per transaksi dengan limit per hari tetap Rp. 100 juta.

Perubahan ini akan efektif berlaku pada Selasa, 14 Mei 2013.

Untuk informasi lebih lanjut Bapak/Ibu dapat menghubungi Halo BCA di 500888 atau (021) 500888 dari ponsel.

Atas kerjasama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
PT. Bank Central Asia, Tbk.
----------------------------------------------
Nah, buat yang belum melakukan pendaftaran seperti yang dianjurkan pihak BCA, silahkan ke ATM terdekat dan daftarkan nomor ponselnya yaa...

O ia, kalau daftarnya di ATM klik tombol pada menu  > DAFTAR E-BANKING/AUTODEBET

Nggak percaya? hubungi BCA saja!


Sabtu, 18 Mei 2013

Penyuka Kopi Yang Tak Suka Terasi

ilustrasi: nyeruput ngopi
Aku suka kopi tapi tak suka terasi, setidaknya itu yang aku tulis di profil akun twitterku, hubungan kopi sama terasi apa ya? Nggak nyambung? Memang...

Tapi buatku ada sedikit persamaan, kalau suka kopi aku sudah dari kecil, sedangkan tak suka terasi ...? sama dari kecil juga.

Bedanya, aku paling suka kopi buatan Ibu ku juga seduhan istri ku, sedangkan terasi aku tetap nggak suka biarpun yang masak Ibu atau istriku.

Kata orang tua ku dulu, sewaktu kecil aku sudah sering di kasih minum kopi, itu sebabnya dulu juga katanya kalau aku sedang demam tinggi aku nggak sampai kejang-kejang atau step. Ini mitos atau memang benar ya?

Untuk membuktikannya, aku pun melakukan hal yang sama, aku sering kasih minum kopi anak-anakku, tapi nggak banyak-banyak.

Dan pernah suatu hari anakku yang pertama demam tinggi sampai lebih dari 40 ÂșC, dengan kondisi panas seperti itu anakku memang tidak kejang-kejang dan hebatnya lagi, dia masih sanggup berjalan kaki ketika aku ajak ke Rumah Sakit untuk diperiksa keadaannya. Apa itu karena ada pengaruh dari kopi? Mungkin karena sugesti. Eh, tapi ngasih kopi nya bukan sewaktu panas tinggi loh!

Nah, kalau soal terasi aku nggak pernah diceritain sama ortu ku, cuma pernah sewaktu tak sengaja aku makan dengan sambal terasi, tiba-tiba aku alergi dan gatal-gatal pada kulitku, mungkin itu yang membuatku akhirnya tidak suka terasi.

Aku percaya, apapun makanan dan minuman yang kita konsumsi tentu ada manfaat dan mudarat nya. Jika bermanfaat buat tubuh tentu tidak menjadi penyakit, tapi jika menjadi mudarat sebaiknya memang dijauhi, apalagi berlebihan.

Jumat, 17 Mei 2013

Menjunjung Langit

ilustrasi: bunglon beradaptasi
Sewaktu aku menyampaikan niat untuk menambah ornamen yang mencirikan budaya betawi pada bangunan rumahku, istri sempat bertanya, "Pa, kita kan orang jawa, kenapa harus ngikuti model betawi? kenapa nggak model seperti rumah jawa?"

Aku bilang, "Mama, pasti pernah denger istilah dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung, kan?" Kuperhatikan, istriku mencoba mengingat. "Nah, itu yang ingin kita terapkan, karena kita tinggal di Jakarta", lanjutku mencoba memberi penjelasan.

Coba kita perhatikan, bangunan-bangunan masjid yang dibuat oleh para wali sanga di tanah jawa, apakah seperti model masjid di tanah arab? Beda kan? Mengapa tidak membangun masjid seperti model masjid di arab? Hal itu karena dulu para wali sanga itu juga mengedepankan istilah dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung. Makanya perkembangan islam dahulu mudah diterima oleh masyarakat.

Ciri-ciri Masjid yang dibangun para wali pada umumnya, seperti Masjid Demak atau Masjid Sunan Gunung Jati bentuk bangunannya menyesuaikan tradisi masyarakat dan lingkungan sekitar, tidak selalu ada kubah masjid yang berbentuk setengah lingkaran diatas atap masjid seperti di tanah arab. Itu merupakan bentuk adaptasi dan memiliki tingkat toleransi yang tinggi.

Boleh saja kita mencirikan jati diri kita di tengah-tengah lingkungan atau masyarakat sekitar, asal itu tidak merugikan diri kita dan orang lain. Tetapi kalau beradaptasi dengan lingkungan itu lebih baik kenapa enggak? dan yang lebih penting adalah sesuatu yang kita lakukan bukan karena hanya meniru-niru atau ikut-ikutan saja tanpa tahu apa yang sebenarnya kita perbuat.




Kamis, 16 Mei 2013

Bentuk Ornamen Pada Rumah Betawi

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) akan mewajibkan setiap bangunan yang ada di Jakarta untuk menonjolkan ornamen-ornamen yang mencirikan budaya betawi, lalu seperti apa sih ornamen betawi itu?

Jika dilihat dari rumah adat, kita mengenal ada tiga jenis rumah adat betawi, yaitu: Rumah Gudang, Rumah Bapang (Rumah Kebaya) dan Rumah Joglo. Nah, dari ketiga jenis rumah yang berbeda-beda itu sebenarnya apa yang menjadi persamaan pandangan bahwa itu merupakan rumah betawi?

Jawabannya adalah terletak pada ornamennya. Dari ketiga jenis rumah adat betawi, ada satu persamaan yang mencirikan bangunan itu sebagai rumah adat betawi, yaitu terletak pada ornamen lisplang gigi balang.

Jika diperhatikan dari bentuk lisplang gigi balang juga ada sedikit perbedaan walaupun tidak terlalu mencolok perbedaannya.

Berikut beberapa bentuk lisplang gigi balang yang terdapat pada rumah-rumah betawi:


Menurut beberapa budayawan betawi, lispang gigi balang yang terdiri dari bentuk segitiga dan bulatan itu memiliki makna kejujuran, keberanian, keuletan dan kesabaran.

Dan mungkin masih banyak lagi model dan bentuk lisplang yang mencirikan ornamen betawi, seperti: ornamen pucuk rembung, ornamen bunga cempaka, ornamen swastika (motif china) dll. Bagi yang bisa menambahkan silahkan dishare ya...


Rabu, 15 Mei 2013

Jarang Update

Awal tahun merupakan masa-masa dimana aku kurang begitu mengikuti perkembangan informasi dan berbagai aktifitas lainnya di luar urusan keluarga. Aku benar-benar full focus dengan urusan pribadi dan keluarga kecilku.

Bahkan untuk sekedar buka Blog. Lihat saja posting di blogku ini, bulan januari cuma update sekali, bulan selanjutnya februari sampai awal april sama sekali nggak ada tulisan di blog setandanpisang.

Bukan hanya itu, lihat televisi saja jarang-jarang, padahal biasanya setiap hari selalu aku luangkan waktu untuk lihat saluran berita di berbagai stasiun televisi. Begitu banyak yang terlewatkan dan berlalu dari perhatianku.

Aku baru sadar, ternyata telah banyak yang berubah. Di beberapa komunitas yang dulu aku sering ngumpul pun ternyata sekarang sudah begitu banyak perubahan, seperti komunitas dblogger, ehh.. ternyata sudah ada restrukturisasi toh? banyak teman-teman blogger lain juga yang biasanya suka ngumpul, sekarang nggak tahu kabar terbarunya.

Lalu yang paling lucu, ketika aku sedang nonton acara talk show di salah satu televisi swasta, aku juga sempat kaget, loh.. kok Bang Andy F. Noya sekarang botak, sejak kapan?! Begitupun sewaktu aku mencoba menghubungi teman yang bekerja di salah satu media berita di Jakarta, Mas Tommy. Aku kira Mas Tommy masih bertugas di kantornya yang berada di gedung standard chartered, Jalan Prof.dr.satrio Kuningan-Jakarta, ehh.. ternyata sekarang sudah pindah di Pulogadung.

Dan masih buanyak lagi hal-hal yang aku nggak tahu kalau tiap hari di sekitarku selalu ada sesuatu yang telah berubah.

Gimana kabarmu kawan? semoga senajan (walaupun) kita jarang ketemu dan bertegur sapa, tidak akan menjadikan kita lupa untuk saling mendoakan yaa...

Salam-salam-salim


Selasa, 14 Mei 2013

Lagi-Lagi, Terlalu Berlebihan

ilustrasi: membaca berita masal/radarbengkulu.web.id
Di jaman sekarang ini, banyak orang seolah haus akan berita, entah itu tentang kejadian sehari-hari atau berita-berita lain yang ada disekelilingnya.

Ketika ada beberapa media yang memberikan informasi kepada pemerhati berita tetapi yang ditayangkan hanya itu-itu saja, ada yang sebagian orang bosan, muak atau bahkan kesal dengan berita yang mereka lihat. Tak jarang mereka juga menafsirkan kalau media yang memberitakan itu terlalu berlebihan. Tapi benarkah media yang berlebihan?

Seperti ketika beberapa media yang memberitakan tentang berita duka atas meninggalnya salah satu tokoh kondang yang disiarkan hampir sebulan penuh di televisi dan media lainnya. Sebagian orang yang merasa kehilangan tentu akan tetap setia menyaksikan berita-berita atau apapun yang berhubungan dengan tokoh tersebut. Tetapi, bagi pemirsa yang tidak merasa kehilangan dan menyikapinya biasa saja tentu bisa menjadi bosan dengan berita-berita yang ditayangkan.

Ketika aku dimintai pendapat soal berita-berita meninggalnya tokoh tersebut, aku bilang "Bila ada yang beranggapan miring kepada orang yang meninggal, mudah-mudahan yang meninggal itu berkurang dosanya. Tapi bila ada yang memuji berlebihan pada orang yang meninggal, sesungguhnya yang layak dipuji itu hanya Tuhan".

"Loh, kalau dengan medianya sendiri gimana tanggapannya Mas?" tanya temanku. "Ya, itu kan karena pemirsanya masih butuh", jawabku.

Media berita itu sebenarnya mencoba menyampaikan apa yang dibutuhkan dan diinginkan masyarakat, jika minat pemirsa masih tinggi tentu mereka akan mencari dan memberikan sesuatu yang lebih. Tetapi, jika kurang diminati pemirsa, tentu media juga tidak akan terus menerus menayangkannya. Artinya yang terlalu berlebihan itu siapa?

Memang, media pasti akan terus mencoba mengolah suatu berita dengan berbagai cara sehingga akan menarik dan diikuti pemirsanya, dan itupun tergantung kebutuhan dan keinginan masyarakat.

Mungkin juga banyak yang paham, kalau terlalu berlebihan itu bisa menjadi tidak baik. Tapi, terkadang hal seperti itu memang sulit dihindari, mungkin banyak yang menolak dan ada juga yang hanya menjadi bahan gumaman.

Senin, 13 Mei 2013

Masalah Dengan Nama Belakang (Last Name)

Sebenarnya ini merupakan kelanjutan dari posting dengan judul "Arti Sebuah Nama" yang kalau dilanjutkan menjadi bagian ketiga (bag.3). Tetapi berhubung ada suatu kejadian yang menurutku menjadi masalah baru, jadi aku ganti judulnya.

Hampir mirip dengan posting bagian kedua [lihat: Arti Sebuah Nama (bag.2)], yaitu ketika dulu aku ditegur oleh beberapa kerabat sewaktu memberi nama pada anak-anakku. Selain karena nama anakku menggunakan nama jawa dan sedikit tambahan dari bahasa sansekerta, aku juga pernah ditegur soal nama anak yang menurut mereka terlalu panjang dan mereka beranggapan kalau namanya terlalu panjang akan menjadi beban kepada anak itu. Benarkah?

Kedua anakku kuberi nama dengan tiga kata, ada nama depan (first name), nama tengah (middle name) dan nama belakang (last name).

Memang, di Jawa pada umumnya tidak terlalu mempermasalahkan dengan perlu atau tidaknya nama belakang, banyak nama jawa yang hanya terdiri dari satu kata (nama tunggal). Seperti nama kecilku yang tertera di Akte Kelahiran dan KTP hanya nama 'Sutrisno' saja. Dan baru setelah aku menikah kemudian ada tambahan 'Aji' sebagai nama belakang, menjadi Sutrisno Aji. Tetapi, nama itupun tidak ditambahkan pada waktu pembuatan KTP yang baru.

Nah, kejadian beberapa hari kemarin telah membuka sedikit wawasanku, tentang perlunya nama belakang. Ketika itu aku menuliskan identitas diri pada saat aku mendaftar akun salah satu aplikasi di internet. Memang hampir setiap pengisian data untuk name pada aplikasi buatan luar negeri ada nama depan, nama tengah (jika ada) dan nama belakang yang wajib diisi.

Seperti biasa aku menulis nama 'Sutrisno' sebagai nama depan dan 'Aji' sebagai nama belakang. Pendaftaran berjalan mulus, namun ketika aku harus mengisi nama yang tercatat di rekening bank, disitulah awal terjadinya masalah.

Nama yang tercatat pada rekening bank tentu saja hanya 'Sutrisno' atau sesuai dengan nama di KTP, sedangkan nama yang terdaftar pada akun tersebut Sutrisno Aji. Dan masalahnya adalah apabila nama rekening bank berbeda dengan nama yang terdaftar di akun maka proses transaksi yang berhubungan dengan perbankan nanti dapat mengalami kendala. Duh..!!!

Memang sih, masalah seperti itu tetap bisa diproses dan terselesaikan dengan 'catatan', tapi membutuhkan langkah-langkah yang menurutku terlalu ribet.

Disitulah kemudian aku berfikir, ternyata nama belakang itu bisa menjadi sangat penting. Tidak hanya itu, rupanya masalah nama tunggal juga bisa menjadi masalah sendiri jika kita pergi keluar negeri loh... Karena ada beberapa negara yang mengharuskan nama belakang (last name) tercetak pada passport dan visa, bahkan ada yang harus ditambahan nama tengah (middle name).

contoh penulisan nama pada visa

Salah satu contoh adalah ketika ada sahabat setandan hendak pergi umroh dan mengurus passport untuk keberangkatan ke Arab Saudi, karena nama sahabat setandan itu hanya memiliki nama tunggal sehingga harus menambahkan nama orang tua dan kakeknya sebagai nama tengah dan nama belakang. Dengan alasan untuk dapat pergi ke tanah suci harus menggunakan passport dan visa dengan tiga kata pada nama. Hemm...

Melihat kasus diatas, aku akhirnya lega dan tak perlu berdebat dengan orang lain ketika ada yang menegur, nama anak kamu kepanjangan tuh!. Biarin saja...

Suatu saat mereka akan tahu sendiri penting atau tidaknya sebuah nama.

Jumat, 10 Mei 2013

Salah Paham

Pernah suatu waktu, aku mendengar salah seorang sahabat bicara, "Orang yang kecewa itu karena terlalu mengharap lebih, sedangkan orang yang salah paham itu karena tidak tahu". Hemm.. aku setuju!

Seperti halnya kemarin, berita yang simpang siur mengenai permasalahan e-KTP juga membuatku hampir salah paham, kalau saja aku tidak mencoba mencari tahu lebih banyak mengenai permasalahan seperti apa sebenarnya yang sedang diributkan.

Awalanya aku cuek, tapi ketika banyak teman-teman yang menanyakan hal itu, akhirnya aku mencari tahu dari berbagai sumber yang dapat dipercaya.

Ooh.. ternyata ada perbedaan persepsi dan cara memahami bahasa yang disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri yang telah menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait pemanfaatan e-KTP.

Sebagian orang beranggapan, e-KTP tidak boleh difotocopy, jika e-KTP difotocopy maka menjadi rusak dan tidak berguna lagi. Ada juga yang meragukan kebenaran adanya chip di dalam e-KTP itu. Akhirnya dari sebagian orang yang hanya menelan mentah-mentah berita itu menjadi galau, karena kebanyakan dari mereka telah dan sering melakukan fotocopy e-KTP demi kepentingan dan urusan banyak hal.

Memang kalau hanya diperhatikan sekilas, penyampaian bahasa seperti itu bisa menjadikan salah paham. Apalagi kalau mendengar berita hanya setengah-setengah saja dan langsung ambil kesimpulan sendiri. Menjadi salah paham karena hanya memahami dari sisi luarnya atau fisiknya saja, padahal yang ingin disampaikan adalah fungsi dan tujuannya.

Masyarakat diajak setingkat lebih maju untuk menempatkan fungsi dan penggunaan e-KTP. Jika dulu selalu menggunakan fotocopy KTP (hard copy) dalam berbagai urusan yang berhubungan dengan data diri, sekarang cukup dengan memberikan data digital (soft copy) yang ada di dalam e-KTP.

Terjadinya salah paham memang sering kali timbul karena berbagai faktor, bisa dari faktor usia, pendidikan, lingkungan, budaya, bahasa dan masih banyak lagi. Hal semacam ini tentu menjadi masalah yang sering dan akan terus terjadi, apalagi seperti bangsa Indonesia dengan segala kemajemukannya.

Diperlukan komunikasi yang tepat dan sikap bijak untuk dapat memahami setiap permasalahan yang lahir karena ketidaktahuan yang sering kita temui.

Apa kamu juga salah paham dengan tulisan ini? silahkan kirim komentar kamu dan mari kita diskusikan...






Rabu, 08 Mei 2013

Tiket Kereta Ada Di Android Loh..

Kemarin malam, salah satu sahabat setandan (Mas Jarwo) menanyakan kepadaku mengenai persiapan untuk mudik lebaran nanti, "wis pesen tiket opo urung?" (sudah pesan tiket apa belum?) tanyanya. Aku bilang, "aku lebaran sesuk ora mulih, mas" (aku lebaran besok nggak mudik, mas).

Mas Jarwo juga bilang, kalau mau mudik lebaran mesti pesan tiket jauh-jauh hari, masalahnya tiket kereta sekarang sudah mulai buka sejak H-90 atau tiga bulan sebelumnya. Kalau semakin mendekati biasanya tiket sudah habis.

Pemesanan tiket sekarang memang sudah semakin mudah dan bisa didapat di beberapa tempat yang bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia, seperti: Alfamart, Indomart dan agen-agen lainnya.

Aku sempat berfikir, sekarang pemesanan tiket gampang didapat, apa lewat android bisa ya? Ehh.. teryata memang ada dan bisa loh... Mungkin ini berita yang sudah lewat, tapi mungkin juga ada yang belum tahu.

Nah, buat yang punya andorid dan belum instal Aplikasi untuk pemesanan tiket kereta melalui andorid, berikut pilihan aplikasi yang bisa kalian gunakan.

1. PadiTrain
PadiTrain adalah aplikasi reservasi dan pembayaran tiket kereta Api secara mobile. Aplikasi ini telah terintegrasi langsung dengan PT Kereta Api Indonesia selaku penyedia jasa angkutan kereta api. Pengguna smartphone bisa melakukan download aplikasi ini di www.paditrain.com/portal/download.php

Keuntungan menggunakan PadiTrain:
1. Tidak perlu antre tiket di stasiun
2. Reservasi dapat anda lakukan dimana pun
3. Reservasi & Pembayaran secara realtime online
4. Dapat memilih tempat duduk sendiri
5. Hemat waktu dan biaya
6. Tersedia tiket kereta api untuk semua jurusan
7. Layanan reservasi H-90
8. Transaksi 24 jam online tanpa harus konfirmasi
9. Setiap penumpang akan mendapatkan asuransi kematian akibat kecelakaan senilai Rp. 50.000.000

Untuk pembayaran dan informasi lainnya silahkan klik di SINI

2. Tiket Kereta Api
Tiket kereta menyediakan kemudahan reservasi tiket kereta SEMUA RUTE di Indonesia dan SEMUA KELAS (Ekonomi, Bisnis, dan Eksekutif). Kini tidak perlu antri lagi di stasiun untuk membeli tiket kereta api. Hanya dengan mengakses Tiket Kereta Api Apps, Kalian dapat mencari jadwal sekaligus memesan tiket kereta dimana saja dan kapan saja.

Dilengkapi dengan banyak cara pilihan pembayaran seperti KlikBCA dan Transfer Bank (BCA / Mandiri), setelah melakukan pembayaran, voucher dikirimkan langsung ke email kalian. Kemudian voucher tersebut dapat ditukarkan menjadi tiket asli di stasiun terdekat.

Keuntungan menggunakan Tiket Kereta Api Apps:
1. Bebas antri di stasiun
2. Reservasi dan Pembayaran Secara Realtime
3. Kemudahan penukaran melalui SMS
4. Reservasi dapat dilakukan H-90
5. Tersedia semua rute di seluruh Indonesia
6. Tersedia semua kelas (Ekonomi, Bisnis, dan Eksekutif)

Tiket Kereta Api adalah aplikasi dari Ticket Solutions yang merupakan partner resmi Tiket.com. Untuk informasi lebih lanjut silahkan install aplikasinya atau klik di SINI

Dan masih ada beberapa aplikasi pemesanan tiket yang dapat kalian dapati di andorid. Nah, bagi yang nggak pakai android, kalian juga masih dapat pesan tiket melalui Handphone dengan membuka http://m.tiket.com/kereta-api

So, mana yang menurut kalian lebih mudah, silahkan tentukan sendiri. Cuma, sedikit pesan saja, kalau mau mudik usahakan dan pastikan bekal kalian sudah cukup yaa..



Selasa, 07 Mei 2013

Lupa Yang Terulang-Ulang

Sudah lima hari ini aku selalu kelupaan untuk ambil sandal yang kutitipkan di locker kantor. Hari rabu malam kamis yang lalu karena hujan deras yang menyebabkan jalanan tergenang sampai pagi hari, membuat aku memutuskan berangkat kerja memakai sandal jepit.

Ketika pulang kerja kondisi jalanan memang sudah kering, dari situlah aku malah lupa kalau membawa sandal yang aku titipkan di locker atau lemari kerja di kantor. Sesampainya di rumah aku baru teringat, wuaduh aku LUPA!

Hari berikutnya aku kembali lupa dan lupa lagi untuk ambil sandalnya, padahal setiap hari aku perlu memakai sandal kalau di rumah dan lagi-lagi baru ingat sandal itu ketika sudah sampai rumah.

Istri sempat negur, “masa lupa kok dirulang-ulang, emang ngingetnya apa aja sih, Pa?”

He..he.. aku kalau sudah sampai kantor yang aku ingat ya kerjaan, masalah di rumah sudah nggak aku ingat-ingat. Begitupun kalau sudah sampai rumah, semua masalah di kantor lupa, bahkan kadang ketika keluar dari pintu kantor, pada jam pulang aku sudah nggak mau bahas masalah kerja. Begitulah aku ngeles demi menjawab teguran istri.

Akhirnya aku meminta istri mengirim pesan untuk mengantisipai supaya tidak lupa lagi. Kemudian aku setting alarm di android dan aku tulis pesan “ambil sandal di locker”.

Tapi, mengingat-Mu aku selalu mencoba untuk tidak lupa. Aku malu dengan pesan orang tua yang selalu mengingatkanku dengan ucapan_nya, “Lali aja kesuwen, menawa salah aja kakehan.”

Senin, 06 Mei 2013

Hotel Di Kota Gombong

Menanggapai berbagai penelusuran untuk kota Gombong yang masuk ke blog setandanpisang.com dan kebanyakan melakukan pencarian mengenai hotel atau penginapan, berikut beberapa hotel yang dapat  dipertimbangkan bila anda sedang di kota Gombong.

1. Grafika Hotel & Restaurant
Jl. Yos Sudarso No. 565 Gombong, Phone: 0287-471552
Hotel dan Restorant ini sering menjadi langganan bus-bus pariwisata dan menjadi salah satu hotel pilihan di kota Gombong. Dulu, saya juga pernah ada acara di hotel ini, waktu perpisahan sekolah SMK Wongsorejo.

2. Istana Hotel
Jl. Yos Sudarso No. 559 Gombong, Phone: 0287-471028
Lokasinya tidak jauh dari Grafika Hotel & Restaurant, hotel ini juga sering menjadi langganan bus pariwisata dan pelancong yang ingin rekreasi di kota Gombong dan sekitarnya.

3. Trio Hotel
Jl. Yos Sudarso No. 441 Gombong, Phone: 0287-471103
Hotel ini juga bisa menjadi salah satu pilihan buat yang ingin rekreasi ke waduk sempor, karena lokasinya dekat pertigaan jalan arah ke terminal bus gombong atau ke arah Waduk sempor.

4. Ganesha Hotel
Jl. Yos Sudarso No. 434 Gombong, Phone: 0287-471098
Lokasi hotel ini juga berdekatan dengan Trio Hotel, dan tak jauh lagi dari lokasi ini terdapat Department Store buat yang mau belanja, monggo silahkan.

5. Slamet Hotel
Jl. Yos Sudarso No. 391 Gombong, Phone: 0287-473580
Lokasinya berada di depan Pasar Wonokriyo Gombong. Hotel ini cocok bagi para pedagang dari luar daerah yang ingin membeli atau berjualan di salah satu pasar terbesar di kota Gombong.

6. Dunia Hotel / Losmen
Jl. Pemuda No. 13 Gombong, Phone: 0287-471285
Hotel / Losmen ini juga menjadi salah satu penginapan favorite loh..

Dan masih banyak lagi hotel dan penginapan di kota gombong dan sekitarnya, ingin mencari tahu lebih banyak, sila kunjungi:


Sabtu, 04 Mei 2013

Arti Sebuah Nama (bag.2)

Siapa Namamu?

Kebanyakan orang akan beranggapan bahwa nama memiliki arti tersendiri, oleh karenanya jika memberi nama anak tidak akan sembarangan.

Aku pernah dapat protes, ketika aku memberi nama anakku, bukan karena artinya melainkan dari bahasanya. Aku menggunakan bahasa jawa untuk nama anakku. Katanya, nama yang bagus itu yang islami, yang ke arab-araban. Lalu aku bertanya, apakah bahasa arab itu pasti bahasa islam? apakah nama islami itu harus menggunakan bahasa Arab?

Apa bedanya AJI dengan SYARIF ? bukankah artinya sama, yaitu Mulia.

Bila ada yang menyebut nama itu dapat dijadikan sebagai doa, apakah tidak boleh berdoa dengan bahasanya sendiri?

Berbagai pertanyaan waktu itu aku sampaikan kepada orang yang protes pada nama anakku. Aku pun bilang, aku bukan orang arab, walaupun aku belajar bahasa arab, tapi aku lebih paham dengan bahasaku sendiri, bahasa jawa.

Beruntung waktu itu yang protes pun memahami dan tidak mengajak debat dengan dalil-dalinya. Tapi, aku pun mengucapkan banyak terima kasih, karena dengan demikian aku akan lebih hati-hati dalam memberi nama anak.

Seperti anakku yang kedua kuberi nama "Nitya Natavira" (Natavira = Natawira = Natha + Wira). Ketika ditanya arti nama anakku yang kedua, aku bilang, kalau orang jawa tentu lebih paham.

Jumat, 03 Mei 2013

Macet dan Haram

Menurut definisi, macet artinya tidak dapat bekerja atau berfungsi dengan baik, dapat juga diartikan tersendat atau terhenti.

Menurut Kamus Bahasa Indonesia: [a] (1) tidak dapat berfungsi dng baik (tt rem, mesin, dsb); sendat; serat: rem mobilnya --; (2) ki terhenti; tidak lancar: pembongkaran saluran air menyebabkan lalu lintas --; usahanya --; air leding sedang --

Dan kalau menurut obrolan sahabat setandan, macetnya lalu lintas dapat diuraikan dari kepanjangan katanya, yaitu: M-A-C-E-T.

M, Main serobot tidak peduli keadaan.
A, Asal jalan tidak tahu aturan.
C, Celah sedikit dipaksakan.
E, Etika terkadang diabaikan.
T, Tanda dan rambu dianggap papan iklan.

Macet di jalan juga dapat disebabkan oleh banyaknya jumlah kendaraan atau barang atau orang yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan. Hal seperti itu dikarenakan terlalu berlebihan.

Sedangkan berlebihan itu sendiri, kata Pak Ustadz itu bisa menjadikan haram, tetapi apakah keadaan macet itu bisa dikatakan haram?

Mohon kalau hal ini tidak tepat, sudilah meluruskan agar mendapatkan pencerahan.




Kamis, 02 Mei 2013

Berfikir Seperti Anak Kecil

Setelah siang hari dibanjiri oleh pendemo dari kalangan buruh se-jabodetabek, sore sampai malam harinya, hujan lebat yang mengguyur Jakarta dan kota sekitarnya pun akhirnya membuat banjir lagi di berbagai titik wilayah di Jakarta. Tapi kali ini banjir air, hemm.. banjir di Jakarta ternyata macem-macem ya?

Ada Banjir Pendemo, Banjir Kendaraan, Banjir Air, dll yang semuanya bikin permasalahan baru yaitu membuat ke-ma-ce-tan.

Seolah persoalan banjir membanjiri ini memang menjadi hal biasa, atau mungkin banjirnya sudah merasa nyaman dan betah di Jakarta?!

Lalu bagaimana tanggapan warganya?
Berikut cuplikannya:





Mungkin Jakarta memang butuh pemikiran dari anak kecil, kalau orang yang merasa gede nggak mau mengerti lagi.




Rabu, 01 Mei 2013

Mereka Ada Karena Anda

hari buruh sedunia, may day
Pagi tadi, ketika aku sedang bersiap, istriku menegur "Emang nggak libur, Pa?" Hemm.. aku tau maksudnya.

Ini pasti karena istriku habis lihat berita atau mungkin lihat kalender dan tau kalau hari ini tanggal 1 Mei adalah hari Buruh atau yang biasa disebut May Day oleh kebanyakan orang.

Aku bilang, "Ma, aku ini pekerja tapi bukan buruh" mendengarku memberi jawaban istriku cuma tersenyum.

Tapi, tanpa mengurangi rasa hormat, hari ini saya mengucapkan "SELAMAT HARI BURUH, semoga karya sampeyan semua menjadi nilai lebih bagi keluarga khususnya dan orang lain disekitar. Tanpa sampeyan, tak ada yang namanya pengusaha"


Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms