Tampilkan postingan dengan label Beranda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Beranda. Tampilkan semua postingan
Selasa, 09 Juli 2013
Rabu, 01 Agustus 2012
Wajah Baru IBN diusia 2 Tahun
23.11.00
Setandan pisang
Siapa yang tak kenal IBN, hampir semua blogger di Indonesia tahu apa dan siapa IBN.
Ya, IdBlogNetwork yang biasa disebut IBN oleh para blogger di Indonesia ini merupakan startup company yang melayani metode campaign berupa CPC (Cost Per Click), CPA (Cost Per Action) dan CPP (Cost Per Post). Bahasa sing mudah dipahami adalah perusahaan periklanan yang mempertemukan advertiser dengan blogger, wes kaya kuwe bae lah, sing gampang bahasane.
Tepatnya tanggal 1 Agustus, IBN sudah dua tahun melayani blogger maupun advertiser dalam menjaga eksistensinya.
Tak terasa aku pun sudah mengikuti dan memasang iklan-iklan dari IBN semenjak pertama kali ngeblog. Waktu itu aku dikasih tau temen juga sih.. Dan sampai akhirnya aku betah menjadi member IdBlogNetwork.
Nah, gomongin soal betah nih ya... Sekarang ini, bertepatan dengan usianya yang ke 2 th, IBN juga semakin membuat kliennya menjadi lebih betah lagi dengan penampilan barunya yang lebih fresh, pokoknya lebih keren lah :D
Wes daripada aku nulis panjang lebar yang belum tentu dibaca, mending langsung bae kunjungi webnya ya.. alamate: www.idblognetwork.com
Dan buat IBN, Selamat Ulang Tahun semoga semakin SUKSES yoo..
Ya, IdBlogNetwork yang biasa disebut IBN oleh para blogger di Indonesia ini merupakan startup company yang melayani metode campaign berupa CPC (Cost Per Click), CPA (Cost Per Action) dan CPP (Cost Per Post). Bahasa sing mudah dipahami adalah perusahaan periklanan yang mempertemukan advertiser dengan blogger, wes kaya kuwe bae lah, sing gampang bahasane.
Tepatnya tanggal 1 Agustus, IBN sudah dua tahun melayani blogger maupun advertiser dalam menjaga eksistensinya.
Tak terasa aku pun sudah mengikuti dan memasang iklan-iklan dari IBN semenjak pertama kali ngeblog. Waktu itu aku dikasih tau temen juga sih.. Dan sampai akhirnya aku betah menjadi member IdBlogNetwork.
Nah, gomongin soal betah nih ya... Sekarang ini, bertepatan dengan usianya yang ke 2 th, IBN juga semakin membuat kliennya menjadi lebih betah lagi dengan penampilan barunya yang lebih fresh, pokoknya lebih keren lah :D
Wes daripada aku nulis panjang lebar yang belum tentu dibaca, mending langsung bae kunjungi webnya ya.. alamate: www.idblognetwork.com
Dan buat IBN, Selamat Ulang Tahun semoga semakin SUKSES yoo..
Minggu, 22 Juli 2012
Ramadan Themes
12.41.00
Setandan pisang
Beberapa hari kedepan, tagline blog SetandanPisang.com untuk sementara diganti, dari yang sebelumnya “Berbagi sembari ngopi” menjadi “You can share everything”. Hal ini mengingat sekarang ini adalah bulan Ramadhan, dimana banyak saudara kita yang muslim sedang menjalankan ibadah puasa. Tidak asyik rasanya kalau ada pengunjung yang datang pada siang hari ketika membaca tagline diatas, orang lagi puasa malah diajakin ngopi!
Berhubungan pula dengan bulan suci Ramadhan, oleh karenanya Admin merasa perlu merubah menjadi “You can share everything” bertujuan apabila ada pengunjung yang masih merasa tidak puas dengan tulisan tulisan di dalam blog ini, atau bahkan ada yang kurang berkenan, maka saya sebagai Admin mohon dibukakan pintu maaf yang selebar-lebarnya. Selain itu, Admin juga mengharapkan dan mempersilahkan pengunjung untuk bisa ikut berbagi apa saja yang bermanfaat tentunya, semoga dengan berbagi akan menyempurnakan yang sedang berpuasa dan amal ibadahnya diterima Tuhan.
Berbagi tidak pernah menjadi rugi, “Selamat menunaikan ibadah puasa, bagi yang menjalankannya”.
Selasa, 17 Juli 2012
Hari Kedua Masuk Sekolah
07.03.00
Setandan pisang
![]() |
| Logo DepDikNas |
Sebelumnya kami sebagai orang tua mencoba memilihkan sekolahan unggulan untuknya, namun karena terbentur biaya yang masih belum terjangkau akhirnya kami putuskan untuk masuk sekolah Reguler.
Kesibukan hari kedua tidak seperti hari pertama sekolah yang masuk mulai hari senin 16 Juni 2012, hari selasa ini kelas untuk anakku sudah ditentukan, tapi masih seperti hari sebelumnya, kami sebagai orang tua ikut menyiapkan segala perlengkapan yang akan dibawa ke sekolah, mulai dari pakaian seragam, sepatu, kaos kaki, tas dan alat tulis lainnya.
Mengenakan seragam merah putih seolah merupakan kebanggaan sendiri buat anakku, penuh semangat dan memang terlihat berbeda dibandingkan sewaktu mengenakan seragam TK, tidak terlihat kekanak-kanakan. Sebelumnya, waktu hari pertama sekolah belum menggunakan seragam itu, karena memang belum diwajibkan.
Hari kedua ini anakku masih diantar ibunya ke sekolah, walaupun anak meminta supaya tidak diantar karena ingin berangkat bersama teman-temannya, maklum kami masih belum tega.
Selamat belajar anakku, raihlah cita-citamu, semoga kelak kamu lebih baik dari orang tuamu ini.
Hari kedua ini anakku masih diantar ibunya ke sekolah, walaupun anak meminta supaya tidak diantar karena ingin berangkat bersama teman-temannya, maklum kami masih belum tega.
Selamat belajar anakku, raihlah cita-citamu, semoga kelak kamu lebih baik dari orang tuamu ini.
Jumat, 01 Juni 2012
Sisi lain: Bicara Soal Rokok
17.51.00
Setandan pisang
Sebagian ulama ada yang berpendapat rokok itu haram, ada yang berpendapat rokoknya tidak haram tapi merokok bisa menjadi haram dan ada juga yang berpendapat rokok dan merokok tidak haram.
Lalu seperti apa yang dibicarakan oleh kawan setandan soal rokok?
Ketika aku bertanya kepada seorang teman tentang perbedaan pendapat soal rokok, aku justru mendapatkan jawaban yang lebih menarik perhatianku dibanding soal ribut-ribut mengenai hukum rokok itu sendiri.
Jawaban dari temanku membuatku berpikir lain, ketika dia bilang "yang diperdebatkan itu belum tentu benar atau salah, yang jelas-jelas keliru justru adanya perselisihan yang ditimbulkan".
Jika perselisihan itu timbul karena semua merasa memiliki dalil, mengamini dengan keyakinannya, membuat pembenaran-pembenaran yang sebenarnya lebih cocok untuk konsumsi pribadi tapi digembar-gemborkan ke khalayak untuk diikuti, maka yang terjadi justru hanya membuat kebingungan.
__bersambung
Senin, 28 Mei 2012
VIVAnews Pindah Rumah
12.01.00
Setandan pisang
![]() |
| Tampilan baru VIVA |
Kabar tentang kepindahan domain vivanews dari [dot]com ke [dot]co[dot]id sebenarnya sudah lama aku dengar, waktu itu aku bersama kawan-kawan komunitas dblogger mengadakan kunjungan ke #lantai31 gedung Standard Chartered untuk study tentang bagaimana cara kerja para jurnalis di VIVA dan kami sangat beruntung dapat belajar langsung dengan team jurnalis senior di VIVA.
Dalam kesempatan itu pula aku dan kawan-kawan dikasih bocoran tentang rencana akan adanya transformasi Viva.com ke Viva.co.id.
Bila diperhatikan, tampilan dari halaman VIVA yang baru, disana pembaca akan diajak turut aktif dalam menentukan berita yang dibutuhkan, karena setiap kanal berita yang disuguhkan dapat kita atur sendiri, kita dapat memilih kanal apa saja yang akan ditampilkan sebagai default.
Bagi yang suka bola, tentu setiap kali membuka VIVA yang dicari pertama kali adalah kanal tentang bola. Nah.. dengan tampilan baru itu si mania bola dapat memilih dengan cara klik Set Default pada pojok kanan atas kanal bola untuk mendapatkan berita tentang bola pada posisi paling atas, demikian pula untuk kanal-kanal lainnya.
Seperti halnya aku yang sering membuka kanal VLOG, sekarang ini terlihat lebih rapih karena terdapat pilihan kategori-kategori artikel blog yang dikirim oleh para blogger yang turut berperan aktif mengisi portal dengan memberikan postingannya yang menarik.
Halaman portal viva.co.id sekarang ini memang masih dalam tampilan BETA, namun pembaca portal sudah dapat menikmati berita-berita yang disuguhkan.
Rumah baru dengan tampilan baru yang lebih fresh itu, tentunya diharapkan agar pembaca setia VIVA lebih mudah mendapatkan berita yang dibutuhkan.
Sebelum aku posting tulisan ini, aku sempat menanyakan terlebih dahulu kepada salah satu team pengelola portal merah itu, kapan viva.co.id ini mulai running. Kata beliau, tunggu saja infonya dalam waktu dekat ini akan segera launching. Aku jadi semakin nggak sabar pengin kirim posting ke kanal Vlog menggunakan kanal terbarunya neh.. hehe..
Jumat, 09 Desember 2011
Go Green, Menghijaukan Kampungku
11.03.00
Setandan pisang
Program penghijauan atau yang dikenal dengan istilah Go Green, memang terus digalakan dimana-mana, begitu juga yang terjadi di kampungku.
Setiap halaman rumah di Kampung Petukangan Rawa Terate Jakarta Timur, dihiasi tanaman dari beragam tumbuh-tumbuhan, jalanan terlihat bersih karena di depan masing-masing rumah disediakan dua bak sampah untuk menampung sampah organik dan non organik yang dipisahkan penempatannya.
Ada sesuatu yang unik menurutku, yaitu melihat rumah-rumah penduduk yang hampir semua dinding temboknya dicat dengan warna hijau. Sebelumnya akupun merasa heran dan geli ketika diminta untuk mengikuti aksi penghijauan dengan cara mengecat setiap rumah dikampung itu dengan warna hijau, namun melihat penduduk di kampung itu dalam menanggapi program Go Green begitu antusias akhirnya kamipun dengan senang hati mengikuti program yang disponsori oleh salah satu LSM yang telah membagikan cat secara cuma-cuma.
| bergotong royong mengecat rumah warga |
| antusias warga menanggapi program go green |
| dari orang tua sampai anak-anak ikut berpartisipasi |
| bangku dan kaosnya juga hijau :D |
| inilah potret kampung hijau di wilayah Jakarta Timur |
Selasa, 04 Oktober 2011
Menjadi Yang Dicintai
12.39.00
Setandan pisang
| Setoaji dan Eowyn [Sept.2011] |
Ada 4 (empat) hal yang perlu diperhatikan untuk menjadi figur yang dicintai, yaitu:
1. Bagus
Artinya: baik, gagah, cantik, rupawan.
Rupawan tidak hanya secara fisik yang menarik tetapi harus memiliki jiwa yang kuat.
2. Pantes
Artinya: patut, sesuai, cocok, layak.
Menjadikan serasi dan pantas ditempatkan dimanapun dan dengan siapapun.
3. Luwes
Artinya: tidak kaku, flexible, bijak.
Dapat dengan mudah beradaptasi atau menempatkan diri dengan setiap keadaan dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun.
4. Prekewes
Artinya: murah senyum, ceria.
Menanggapi setiap masalah selalu dengan tersenyum dan sikap tenang, dapat memberikan kedamaian dan kehangatan sekelilingnya.
Performance merupakan faktor penting yang dapat menggambarkan kepribadian seseorang. Apabila hanya bermodal kebenaran saja dalam menyampaikan kata-kata tanpa diikuti dengan kepribadian yang baik, maka mari bersiap-siap mendapat cemoohan.
Memang banyak contoh untuk menjadi yang disukai atau dicintai orang lain, karena cara pandang setiap orang itu berbeda-beda.
Senin, 04 Juli 2011
Blogsharing SetandanPisang Dengan Mas Anjari
14.37.00
Setandan pisang
Berawal berkenalan di acara IdBlogNetwork Jakarta, diteruskan saling follow di twitter, SetandanPisang.com akhirnya dapat mengundang blogger senior dari blogdetik, Mas Anjari Umarjianto. Beliau hadir untuk berbagi tentang WebBlog. Acara ini biasa dikenal oleh komunitas blogger dengan istilah blogsharing.
| blogsharing dengan Blogger senior *kayak anak2 TK hehe |
Sabtu, 21 Mei 2011
Mengapa Kita Butuh Komunitas?
13.58.00
Setandan pisang
| Kumpul Setandan. photo: Nizar Ikbal |
Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri, perlu berbagi atau saling tolong menolong. Salah satu sifat manusia yang paling menonjol bahwa setiap orang selalu ingin dirinya dianggap penting, diakui keberadaannya dan disamakan derajatnya.
Sebab itulah yang membuat manusia butuh tempat untuk menyampaikan maksud dan tujuannya, entah itu dari individu atau kelompok. Kemudian dari itu pula muncul adanya komunitas-komunitas yang dijadikan wadah untuk menyalurkan keinginan dan kebutuhannya.
Sebab itulah yang membuat manusia butuh tempat untuk menyampaikan maksud dan tujuannya, entah itu dari individu atau kelompok. Kemudian dari itu pula muncul adanya komunitas-komunitas yang dijadikan wadah untuk menyalurkan keinginan dan kebutuhannya.
Beragam Komunitas yang ada sekarang ini begitu marak, dari suatu kaum yang merasa tertindas sampai kaum yang posisinya di atas, semua itu demi menjaga keberlangsungannya. Dan pada intinya semua itu memiliki tujuan yang sama, supaya dihargai, dihormati, diperhatikan, diakui, disamakan atau disegani.
Bagi individu maupun kalangan tertentu yang merasa sanggup membuat, mendirikan dan membawa komunitas, mereka akan mengolah dan membuat aturan-aturan dalam komunitas itu bagi siapa saja yang hendak ikut dalam komunitasnya. Tetapi bagi beberapa kalangan atau individu yang kurang mampu membawa komunitas, mereka akan mencari komunitas yang dianggap sesuai bagi dirinya.
Awalnya masing-masing komunitas itu memiliki tujuan yang baik bagi pengikutnya namun tidak sedikit dari suatu komunitas dengan komunitas lain yang kemudian saling berbeda pendapat dan timbul saling perdebatan yang akhirnya berakibat tidak baik.
Setiap orang berhak menentukan komunitas yang akan diikutinya selama itu baik untuk diri orang itu. Namun banyak pula dari mereka yang tidak mengerti dan memahami komunitas seperti apa yang akan diikutinya.
Berikut beberapa pilihan untuk menentukan komunitas yang tepat untuk diikuti:
- Komunitas yang menjunjung tinggi kebersamaan dan kekeluargaan.
- Komunitas yang dapat menghormati dan memahami keinginan kita.
- Komunitas yang dapat menghargai kemampuan atau potensi diri kita.
- Komunitas yang dapat menyalurkan dan memberi kesempatan untuk kita berkembang ke arah yang lebih baik.
- Komunitas yang menjadikan kita aman, nyaman dan damai serta merupakan wadah untuk saling berbagi dalam suka maupun duka.
Komunitas yang menjadikan kita dihargai dan dihormati sebagai contoh, seperti: apabila kita berada dalam iring-iringan atau rombongan Kepala Negara yang sedang berjalan dan kita ikut disitu, tentu kita ikut pula disambut dan diberi hormat.
Komunitas menjadikan wadah untuk saling berbagi dalam suka maupun duka, sebagai contoh, seperti: apabila kita berada di dalam iring-iringan atau rombongan penghantar jenazah (orang meninggal dunia) yang sedang berjalan menuju pekuburan, tentu kita akan ikut merasakan duka cita itu.
Komunitas menjadikan wadah untuk saling berbagi dalam suka maupun duka, sebagai contoh, seperti: apabila kita berada di dalam iring-iringan atau rombongan penghantar jenazah (orang meninggal dunia) yang sedang berjalan menuju pekuburan, tentu kita akan ikut merasakan duka cita itu.
Rabu, 04 Mei 2011
Blogku Di Dalam Mall, Pasar dan Warung Kopi
00.45.00
Setandan pisang
Membaca judul posting ini mungkin pembaca akan berfikir kalau tulisan ini menyinggung masalah pedagang dan pembeli, mohon maaf seandainya pencarian tentang itu tidak ditemui dalam postingan ini.
Kemarin banyak tegoran dari teman-temanku, teman di blog, teman di kantor, teman di rumah dan teman-teman yang suka baca blog ini.
Mereka banyak memberi saran melalui surel tentang isi blogku ini supaya begini dan begitu. Banyak pesan masuk ke dalam surelku yang intinya mereka menyampaikan, kenapa blogku tidak menampilkan postingan tentang apa-apa yang sedang menjadi headline news atau trend-trend yang sedang rame dibicarain di masyarakat sekarang ini.
Komentar dan saran itu positif. Dan aku menanggapinya dengan senang hati, artinya ada respon yang baik setelah membuka blog ini.
Tetapi sebelumnya aku minta maaf sama teman-teman karena tetap aku belum mau menulis tentang itu. Sesuatu yang kalian cari di blogku bukanlah berita-berita yang sedang menjadi buah bibir yang sedang rame jadi perbincangan di tengah masyarakat.
Yang ingin aku sampaikan di blog sekedar menilik seputar problema-problema yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari dan sedikit mengulas apa saja yang telah dilalui dengan penulisan bahasa yang sederhana.
Biarlah sesuatu yang sedang menjadi headline news itu ada yang mengurus sendiri. Bukan aku menutup diri dengan perkembangan jaman loh... banyak bukti yang bisa dilihat kok dari tampilan blogku ini.
Blogku tetap sebagai setandan pisang.
Cakung, Jakarta Timur
Thank's For:
- Mas Supri, yang ikut membantu membuat judul di posting ini.
- Bang Aca, yang ikut membantu memberikan ide-idenya.
- Nizar Ikbal dan Gendi, yang menyuguhkan kopi dan jaburannya.
Jumat, 29 April 2011
God's Handwriting
02.19.00
Setandan pisang
God's handwriting yang dimaksud disini adalah hasil karya besar yang telah ditorehkan oleh manusia untuk mewakili kalam-kalam Tuhan dalam bentuk tulisan.
Di Indonesia khususnya, kita mengenal 3 bentuk tulisan yang berbeda, mungkin lebih, tapi saya coba tuangkan dari 3 bentuk tulisan yang sering saya lihat. Jika diperhatikan tulisan-tulisan itu dari pemikiran saya yang dangkal, saya menemukan filosofi tentang makna yang tersirat di dalamnya.
Ketiga bentuk tulisan itu adalah:
1. Huruf Arab (Hijaiyah).
Penulisan huruf ini dimulai dari kanan ke kiri, filosofi yang saya gambarkan adalah kanan sebagai kebaikan dan kiri sebagai keburukan, dari kanan ke kiri berarti adanya kebaikan menuju keburukan.
Sebagai gambaran lain, manusia dilahirkan ke dunia dalam keadaan yang bersih, suci, baik, tetapi setelah melampaui beberapa masa hingga manusia "dewasa" (gede wawasan) manusia banyak yang melupakan penciptanya. Hati, jiwa dan pikirannya lebih cenderung mengikuti egonya dan lebih condong ke hal-hal duniawi saja.
Mempelajari huruf arab sama halnya mempelajari tingkah laku kita sehari-hari, yang cenderung ke arah negatif. Kalau awalnya kita baik, kenapa berbuat buruk?
2. Huruf Jawa (Aksara Jawa).
Bentuk tulisan huruf jawa ditulis mulai dari kiri ke kanan, memiliki arti dari keburukan disitu ada kebaikan. Atau dapat digambarkan, setelah manusia menyadari kesalahannya maka ia berusaha merubah dari hal yang buruk menuju hal yang lebih baik.
Seperti halnya hikayat yang terkandung pada aksara jawa ini, mungkin bagi orang-orang yang mempelajari aksara ini bisa lebih menjelaskan ketimbang saya menuliskannya disini. Saya mencoba untuk belajar lagi dan mulai menghafal urutan huruf-hurufnya. Ho-No-Co-Ro-Ko Do-To-So-Wo-Lo Po-Dho-Jo-Yo-Nyo Mo-Go-Bo-Tho-Ngo.
3. Huruf China (Kanji).
Selain di China, orang-orang dari China yang ada di Indonesia juga banyak yang masih menggunakan huruf kanji, huruf ini digunakan pula di Jepang sebagai salah satu metode penulisan. Menurut berbagai sejarah semua setuju tulisan ini berasal dari China.
Penulisan huruf kanji mengarah dari atas ke bawah, filosofi yang saya temukan disitu adalah adanya petunjuk dari Tuhan yang turun.
Manusia tidak bisa bertemu Tuhan selama manusia itu tidak berbuat baik terhadap sesama dan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya bentuk tulisan yang mengarah dari bawah ke atas. Apabila manusia berbuat baik maka Tuhan-lah yang akan menemui kita.
Ada ungkapan yang pernah saya dengar "tuntutlah ilmu sampai ke negeri china" dan saya mengartikan "belajarlah hingga mendapat petunjuk".
Ketiga bentuk tulisan ini memiliki nilai dan unsur seni yang unik untuk dipelajari, dari situlah hal ini saya anggap merupakan petunjuk dan tanda-tanda di dalam kehidupan ini.
Kebaikan dan keburukan akan selalu ada tapi disitu tetap ada petunjuk di dalamnya, seperti yang tergambar dari ketiga tulisan di atas.
Huruf Arab bisa selalu eksis digunakan dalam penulisan sampai sekarang ini, seperti halnya kebaikan selalu dibayang-bayangi keburukan dapat kita perhatikan dimana-mana dan entah sampai kapan.
Huruf kanji juga masih eksis digunakan sampai sekarang dapat digambarkan adanya petunjuk yang selalu datang kepada siapapun yang dikehendaki Tuhan.
Huruf jawa yang digambarkan dari keburukan menuju kebaikan, tetapi huruf itu sekarang sudah jarang digunakan, seolah terlupakan. Apakah karena kenyataan yang digambarkan pada aksara jawa ini masih sulit untuk diwujudkan?
Demikian penulis menuangkan ini dari hasil obrolan ringan sembari ngopi pahit bersama kawan-kawan. Sekali lagi mohon kritik dan saran. Terima kasih.
Pisangan, April 2011
(hasil obrolan: Trisnoaji, Aca, Lasmono dan Alung).
Ketiga bentuk tulisan itu adalah:
1. Huruf Arab (Hijaiyah).
![]() |
| huruf hijaiyah |
Sebagai gambaran lain, manusia dilahirkan ke dunia dalam keadaan yang bersih, suci, baik, tetapi setelah melampaui beberapa masa hingga manusia "dewasa" (gede wawasan) manusia banyak yang melupakan penciptanya. Hati, jiwa dan pikirannya lebih cenderung mengikuti egonya dan lebih condong ke hal-hal duniawi saja.
Mempelajari huruf arab sama halnya mempelajari tingkah laku kita sehari-hari, yang cenderung ke arah negatif. Kalau awalnya kita baik, kenapa berbuat buruk?
2. Huruf Jawa (Aksara Jawa).
![]() |
| aksara jawa |
Seperti halnya hikayat yang terkandung pada aksara jawa ini, mungkin bagi orang-orang yang mempelajari aksara ini bisa lebih menjelaskan ketimbang saya menuliskannya disini. Saya mencoba untuk belajar lagi dan mulai menghafal urutan huruf-hurufnya. Ho-No-Co-Ro-Ko Do-To-So-Wo-Lo Po-Dho-Jo-Yo-Nyo Mo-Go-Bo-Tho-Ngo.
3. Huruf China (Kanji).
![]() |
| huruf kanji |
Penulisan huruf kanji mengarah dari atas ke bawah, filosofi yang saya temukan disitu adalah adanya petunjuk dari Tuhan yang turun.
Manusia tidak bisa bertemu Tuhan selama manusia itu tidak berbuat baik terhadap sesama dan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya bentuk tulisan yang mengarah dari bawah ke atas. Apabila manusia berbuat baik maka Tuhan-lah yang akan menemui kita.
Ada ungkapan yang pernah saya dengar "tuntutlah ilmu sampai ke negeri china" dan saya mengartikan "belajarlah hingga mendapat petunjuk".
Ketiga bentuk tulisan ini memiliki nilai dan unsur seni yang unik untuk dipelajari, dari situlah hal ini saya anggap merupakan petunjuk dan tanda-tanda di dalam kehidupan ini.
Kebaikan dan keburukan akan selalu ada tapi disitu tetap ada petunjuk di dalamnya, seperti yang tergambar dari ketiga tulisan di atas.
Huruf Arab bisa selalu eksis digunakan dalam penulisan sampai sekarang ini, seperti halnya kebaikan selalu dibayang-bayangi keburukan dapat kita perhatikan dimana-mana dan entah sampai kapan.
Huruf kanji juga masih eksis digunakan sampai sekarang dapat digambarkan adanya petunjuk yang selalu datang kepada siapapun yang dikehendaki Tuhan.
Huruf jawa yang digambarkan dari keburukan menuju kebaikan, tetapi huruf itu sekarang sudah jarang digunakan, seolah terlupakan. Apakah karena kenyataan yang digambarkan pada aksara jawa ini masih sulit untuk diwujudkan?
Demikian penulis menuangkan ini dari hasil obrolan ringan sembari ngopi pahit bersama kawan-kawan. Sekali lagi mohon kritik dan saran. Terima kasih.
Pisangan, April 2011
(hasil obrolan: Trisnoaji, Aca, Lasmono dan Alung).
Kamis, 14 April 2011
Setandan Pisang bukan Setan dan Pisang
19.03.00
Setandan pisang
Setandan Pisang merupakan dua kata yang tidak terpisahkan, kalau dipisah-pisah bisa jadi Setan dan Pisang dong...
Kita bahas antara Setandan Pisang dengan Setan dan Pisang yukk....
Setandan Pisang merupakan seuntai pisang dalam satu tandan, sedangkan Setan dan Pisang merupakan kata yang menggambarkan tentang dua makhluk ciptaan TUHAN.
Kita bahas antara Setandan Pisang dengan Setan dan Pisang yukk....
Setandan Pisang merupakan seuntai pisang dalam satu tandan, sedangkan Setan dan Pisang merupakan kata yang menggambarkan tentang dua makhluk ciptaan TUHAN.
Jumat, 08 April 2011
Setandan Pisang 2
03.07.00
Setandan pisang
Malem jum'at, 07 April 2011.
Aku ngumpul sama temen-temen di Pisangan Lama 3 Rawamangun, Jakarta Timur. Seperti malam-malam biasa sembari ngopi dan makan gorengan pisang dengan obrolan ngalor ngidul gak pake aturan. Sesekali kami selingi canda tawa yang sedikit berlebihan, tapi tanpa saling mengolok-olok loh..
Malam itu ada topik obrolan yang menurutku gak sekedar biasa dari malam-malam sebelumnya. Dan itu membuatku ingin menambah tulisan di blog ini dengan judul yang sama dengan posting pertamaku (Lihat: Setandan Pisang) karena memang masih ada hubungan, makanya aku bikin episode kedua untuk judul ini.
Masih ngebahas seputar pisang nih...
Karena memang dasarnya suka sama gorengan pisang setiap kali ngumpul selalu beli atau kadang bikin sendiri gorengan pisang buat jaburan (cemilan). Obrolan yang awalnya entah dimulai dari hal apa tiba-tiba mulai ngobrolin tentang apa yang sedang dijadiin jaburan itu.
Pisang dalam bahasa inggris banana, gedang dalam bahasa jawa, memiliki kandungan tiga jenis gula alami, yaitu: sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Hemmm... pantesan waktu habis makan pisang terus minum -minuman yang manis jadi kurang terasa manis, mungkin karena kalah sama manisnya pisang kali ya... Tapi disini juga bukan mau ngebahas tentang kandungan atau manfaat pisang apalagi kasih tau jenis-jenis pisang. Tentu sudah banyak artikel yang memuat tentang itu yang bisa dicari dimana-mana. Aku sadar betul kalau aku bukan pakarnya.
Setandan Pisang terdiri dari dua buah kata yang teruntai dalam satu kalimat, dan setiap orang bilang setandan maka yang ada dalam benak mereka langsung terpikir pada pisang.
Memahami tentang pisang juga dapat dijadikan amsal dalam keseharian kita, *nah, ini yang akan dibahas..
Setandan pisang memiliki filosofis bagi hidup dan kehidupan manusia. Silsilah (susunan) manusia tercipta diawali dari JANTUNG (yantung: Yang Tunggal). Yang Tunggal dapat diartikan yang esa atau TUHAN.
Dari jantung pisang kemudian terkelupas dan tumbuh calon buah pisang yang kecil berwarna putih , seperti halnya manusia yang baru lahir ke dunia masih suci, bersih, tanpa dosa. Kemudian mulai tumbuh buahnya bertambah dan tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari, yang disebut sisir. Manusia sebagai makhluk sosial yang dapat digambarkan dengan berkelompok-kelompok. Ada kelompok yang besar-besar dan juga yang kecil. Tingkat kematangan tidaklah bersamaan walaupun itu dalam satu sisir.
Wuiihhh... bicarain soal pisang seolah nggak ada habisnya...
Dari hasil obrolan ngalor ngidul tentang pisang aku bisa mengambil banyak pelajaran yang bisa aku serap. Semua amsal tentang pisang yang diobrolin di malam jum'at itu akan dibahas di episode Setandan Pisang 3. jangan lewatkan ya.... hemm... Lalu bagaimana dengan anda memahami pisang?? please comment.. di posting ini, pemahaman anda tentang pisang juga akan diterbitkan di episode Setandan Pisang 3 loh..
Pesan penulis:
Jadilah seperti pisang dalam satu tandan, walaupun becicing (pisang yang kecil di ujung tandan) akan tetap dihargai satu tandan, tapi kalau terpisah dari tandan maka akan cepat busuk dan pisang yang kecil jadi tidak berarti, dibuang sayang dimakan kurang enak. Itulah gunanya kebersamaan dalam satu kelompok.
Dan ingatlah pada pisang ketika meninggalkan tandannya, ia dikuliti.
Dan ingatlah pada pisang ketika meninggalkan tandannya, ia dikuliti.
Rabu, 06 April 2011
Setandan Pisang
00.52.00
Setandan pisang
![]() |
| gambar diambil dari google image |
Kalau kita beli buah-buahan di pasar atau toko buah dimanapun tentunya kita bisa memilih buah yang segar, enak, penuh gizi dan tentunya yang murah meriah. Terkadang kita memilah-milah semua yang ada di keranjang toko buah itu sampai-sampai si penjual cemberut, melihat semua pisangnya hanya dipegang-pegang.
Seperti halnya, kalau beli satu buah pisang tentu kita memilih yang besar-besar, masih segar, manis rasanya, dll. Tapi, kalau beli pisangnya satu tandan tentu tidaklah semuanya mendapat yang besar dan pasti ada juga yang kecil.
Kita juga tidak bisa menukar yang kecil dalam setandan supaya diganti dengan yang besar, bisa marah-marah tuh yang jualan...
Waduh.. aku mau bicarain apaan sih ini.. koq malah jadi ngelantur..
Oh ia, intinya ibarat pepatah "bersatu kita teguh, bercerai berai kita runtuh" seperti pisang dalam setandan kalau kita potong-potong (preteli) yang kecil-kecil pasti jadi kurang berguna dan kita hanya memilih pisang yang besar-besar saja. Tapi, kalau masih dalam satu tandan yang kecil maupun yang besar tetap berharga. Disinilah letak persamaan derajat dalam setandan pisang.
Jadi... kalau kita merasa kecil, kurang berarti, tidak dipandang, minder, gabung saja kedalam "setandanpisang", pasti akan dihargai.
Salam-salam-salim.
Salam-salam-salim.
Categories
About Me
Aca
Begadang
Beranda
Berita
Blogsharing
Bola
budaya
Cerita Fiksi
Contact
diskusi
Event
Game
Ibu
Indonesiaku
Internet
Jakarta
Jalan-jalan
Jaringan
Jasa dan Iklan
Keluarga Setandan
Kesehatan
Komunitas
Lain-lain
Lingkungan
Mazda
Mimpiku
Mutiara Kata
Obat
Obat dan Penyakit
Obrolan
Oleh-Oleh
otomotif
Penyakit
Punakawan
Renungan
Review
Rumah
sejarah
Sekolah
sosial
Syair dan Puisi
Tema SetandanPisang
True Story
Undangan
Warnet
Warung Kopi













