Selasa, 16 Agustus 2011

Untuk Anakku (bag.1)

Postingan ini aku tujukan khusus untuk anakku, Setoaji.
Bulan ini merupakan bulan yang penuh rahmat dan keberkahan bagi setiap orang yang mau mengakuinya, tak terkecuali untukmu anakku.

Tanggal 12 Agustus 2011 adalah hari ultah kamu yang ke-6, menurut kalender Masehi, bertepatan juga dengan bulan Ramadhan 1432 Hijriyah.

SAUR PA..!!
Ada beberapa cerita menarik yang ingin kusampaikan padamu, hingga harus kutuliskan ini. Pada awal puasa di bulan ini, kamu begitu semangat bangunin tidur bapak dan mamamu untuk sahur.

Hari pertama hingga hari ke-3, kamu masih penuh semangat bangunin tidur kami, bahkan ketika bapak masih merasa berat membuka mata, karena baru tertidur beberapa menit, kamu teriak dengan keras di telinga bapak. Kalau disuruh jujur ada sedikit rasa emosi, tapi kamudian aku redam, maafin bapak ya nang... (nang: panggilan untuk anak laki-laki di jawa).
Setoaji dan Eowyn Nitya Natavira
Hari berikutnya, kamu lah yang dibangunkan, tetap dengan semangat kamu bangun dan kemudian kamu membangunkan adikmu Eowyn Nitya Natavira yang baru berumur 2 tahun untuk sahur bersama, adikmu yang belum tahu apa itu sahur pun ikut bangun.

RAMADHAN KEBERKAHAN UNTUKMU
Selain itu ada satu cerita yang membuat kami sebagai orang tuamu memiliki kesan tersendiri, di bulan ini kamu teringat hari lahirmu 6 tahun silam dan meminta kami merayakan ulang tahunmu. Kami kemudian mencari solusi untuk permintaanmu, karena kami tidak menyiapkan anggaran khusus untuk hal semacam itu. Ini bukan soal uang, tapi ada hal lain yang suatu saat kamu pahami.
Keinginanmu yang kuat hingga membuat kamu sakit karena memikirkannya, kamipun belum menyadari kalau sakitmu karena itu.

Selama beberapa hari kamu tidak masuk sekolah karena menjalani perawatan dan menurut dokter kamu menderita penyakit typhus. Kami sebagai orang tuamu merasa bersalah karena kurang bisa menjaga, merawat dan memahami keinginanmu.
Mendekati hari H (ultah), kamu masih demam tinggi, akhirnya kami berharap apabila memang itu yang terbaik buatmu, kami akan turuti permintaan kamu untuk merayakan ultahmu itu.
Sesampainya hari H, kamipun belum mendapati kesempatan itu, saat kamu menanyakan kapan acara itu, kami hanya tersenyum pahit. "sabar ya nang.." jawabku.

Setelah lewat 2 hari akhirnya kesempatan itu datang, tepatnya hari minggu, 14 Agustus 2011, ulang tahunmu baru bisa dirayakan.

4 Komentar:

bopfive5 mengatakan... Reply Comment

waduh ikut bersedih juga ,tp ternyata sehat lg ,alhamdillah,selamat ulang tahun ya setoaji,eh itu nama bagus seperti dalam dunia pewyangan setoaji.

Tirta Darmantio mengatakan... Reply Comment

absen,, sry br bisa berkunjung lg sebab internet disini lg ngaco :D
alhamdillah,selamat ulang tahun ya setoaji, dan untuk mas, mas adalah sosok orang tua yang baik O_O

Trisnoaji mengatakan... Reply Comment

Hehehe.. makasih ya broth.. :)

Trisnoaji mengatakan... Reply Comment

Mewakili anakku mengucapkan terima kasih juga ya broth..
hemm... sebenarnya aku belum bisa menjadi ortu yang baik :(

Posting Komentar

Bagi komentar anda, monggo...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms